Thursday, November 28, 2013

Angin dan Batu



1
Kenapa harus batu yang diam
Dan bukan angin? Ia padat dan dingin
Tapi bergolak bagai api
Di perutnya sungai mengalir dan keheningan
Sembahyang. Ia diam dan bisu
Sekaligus menderu

2
Kenapa bukan angin
Dan harus batu? Ia tersepuh waktu
Matang oleh rindu

puisi oleh :
Acep Zamzam Noor

Labels: