Sunday, December 8, 2013

Dari Januari ke Januari



tuhanku,
sudah sejak dulu kepedihan beranak pinak
lekat mengarat dibalik tulang dadaku

rindu yang kukayuh
adalah sampan penyambung tangis dan napasku
yang merana dari januari ke januari


Puisi oleh : Ghaniyyu

Walantaka, 10  Agustus 2012
23.45

Labels: